News
Home » Berita » Terkait Dugaan Child Grooming dilakukan SL, UPTD PPA Kota Tasikmalaya Buka Suara

Terkait Dugaan Child Grooming dilakukan SL, UPTD PPA Kota Tasikmalaya Buka Suara

Foto Ilustrasi Chatgpt

Berita Tasikmalaya, tasik.id – Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui UPTD PPA (Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak) di bawah Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBPPPA) merespons kasus influencer yang diduga melakukan child grooming terhadap anak SMA dengan modus konten ajakan kencan selama satu jam.

Kasus yang sempat viral di media sosial tersebut kini telah berproses di Polres Tasikmalaya Kota. Tercatat, sudah ada tiga orang pelapor yang mendatangi kepolisian dengan didampingi kuasa hukum.

Baca Juga : Babak Baru! Viral Dugaan Child Grooming, Influencer Inisial SL Diseret Ke Ranah Hukum

Kepala UPTD PPA Kota Tasikmalaya, Epi Mulyana, mengatakan pihaknya sangat menyesalkan adanya dugaan eksploitasi anak yang dikemas dalam bentuk konten media sosial.

“Berkenaan dengan informasi yang beredar di media sosial terkait grooming dan perbuatan asusila terhadap anak. Ini sangat menyentak kami sebagai warga Kota Tasikmalaya,” ujar Epi pada tasik.id secara ekslusif melalui telpon genggam, minggu (25/1/2026).

Hampir Setahun Digunakan, Aset Daerah di Kota Tasikmalaya Diduga Tak Sumbang PAD

Menurutnya, kemajuan teknologi informasi dan kecakapan digital di kalangan Generasi Z sejatinya dapat menunjang pembelajaran dan pembangunan karakter. Namun, jika disalahgunakan, hal tersebut justru berpotensi menimbulkan persoalan serius, terutama bagi anak-anak.

“Meski berdalih sebagai konten, ini menjadi permasalahan besar bagi kita. Anak-anak masih membutuhkan pemahaman, pemantapan, dan pembinaan. Orang tua juga harus terus melakukan pengawasan terhadap penggunaan media sosial dan media elektronik lainnya,” jelasnya.

Epi menegaskan bahwa dugaan kekerasan terhadap perempuan dan anak, baik secara verbal maupun non-verbal, tidak bisa dibenarkan meskipun diklaim sebagai konten hiburan.

Pages: 1 2

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!