Ia juga mengakui bahwa perkembangan dan kemajuan Kota Tasikmalaya hingga saat ini tidak terlepas dari peran besar para ulama. Spirit, nasihat, dan dukungan dari tokoh agama dinilai menjadi energi moral bagi pemerintah dalam menjalankan roda pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.
Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini juga menjadi wadah memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban daerah, khususnya menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.
“Mewujudkan Kota Tasikmalaya yang aman dan nyaman bukan hanya tugas pemerintah atau kepolisian. Kontribusi para ulama sangat menentukan terciptanya suasana yang kondusif di tengah masyarakat,” paparnya.
Harapan Realisasikan Tasik Religius
Viman berharap komunikasi dan silaturahmi seperti ini dapat terus terjalin secara rutin. Ia juga memohon doa serta dukungan dari para kiai dan sesepuh agar kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota dapat menjalankan amanah dengan baik, terutama dalam merealisasikan program prioritas Tasik Religius.
“Semoga dengan kebersamaan ini kita dapat mewujudkan masyarakat yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” pungkasnya.
Acara tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tasikmalaya Agus Bukhori. Hadir pula sejumlah tokoh agama dan pimpinan organisasi keagamaan seperti Ketua MUI Kota Tasikmalaya K.H. Aminuddin Bustomi, Ketua Forum Pondok Pesantren (FPP) K.H. Nono Nurul Hidayat, Ketua BKPRMI Nuki Anwar Sidiq, serta Ketua Baznas Kota Tasikmalaya H. Nasihin.(***)







Comment