Salah satu pilar utama adalah program Tasik Religius yang diwujudkan melalui berbagai kebijakan pembinaan keagamaan. Di antaranya program OHAN Hafizh (One Kelurahan One Hafizh) yang menargetkan minimal satu hafizh Al-Qur’an di setiap kelurahan.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga identitas Tasikmalaya sebagai Kota Santri, sekaligus memperkuat karakter generasi muda.
“Pembangunan tidak hanya soal infrastruktur dan ekonomi. Karakter dan moral generasi adalah fondasi utama. Karena itu, sinergi antara ulama dan umara menjadi kunci agar pembangunan berjalan dengan ruh dan keberkahan,” tegasnya.
Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap hubungan harmonis antara pemerintah dan masyarakat semakin erat. Serta semangat kebersamaan dalam membangun kota yang maju, religius, dan berkelanjutan terus terjaga.








Comment