“Mereka berhak diperlakukan sama dan berhak menggali sumber daya yang dimiliki. Apa yang dilakukan Warung Sangu Alun-Alun ini patut diapresiasi dan menjadi contoh,” tambahnya.
Rani juga menyampaikan doa dan harapan di momen milad pertama tersebut.
“Semoga Warung Sangu Alun-Alun semakin sukses di usia yang pertama. Makanannya juga enak-enak,” tuturnya.
Warung Sangu Alun-Alun Kedepankan Cita Rasa Khas Sunda dengan Nasi Tutug Raginang
Selain nilai sosial yang diusung, Warung Sangu Alun-Alun dikenal sebagai destinasi kuliner khas Sunda dengan menu unggulan Nasi Tutug Raginang dan Nasi Tutug Oncom yang menjadi favorit pelanggan. Menu tersebut disajikan dengan cita rasa tradisional yang kuat dan khas.
Tak hanya itu, tersedia pula beragam pilihan lauk dan pendamping, seperti ayam goreng, ayam bakar, empal, tahu dan tempe, sambal dadak, sambal goang, serta aneka sayur khas Sunda. Ragam menu ini menjadikan Warung Sangu Alun-Alun sebagai salah satu tujuan kuliner favorit masyarakat Tasikmalaya.
Perayaan ulang tahun pertama ini menjadi momentum penting bagi Warung Sangu Alun-Alun untuk terus berkembang, tidak hanya sebagai pelaku UMKM kuliner. Tetapi juga sebagai usaha yang mengedepankan nilai kemanusiaan, kesetaraan, dan pemberdayaan disabilitas.







Comment