Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VI Jawa Barat, Agung Lukman, menyampaikan bahwa pada kegiatan awal ini telah ditanam 45 pohon dari berbagai jenis tanaman, mulai dari bambu, durian, mahoni, alpukat hingga mangga.
“Meski baru tahap awal, ini menjadi pintu masuk pembangunan kawasan bambu di Kota Tasikmalaya,” kata Agung.
Pemilihan lokasi Rancamerak, lanjut Agung, merupakan hasil diskusi bersama Pemerintah Kota Tasikmalaya. Selain itu, kondisi tanah di kawasan tersebut dinilai sangat mendukung untuk pengembangan arboretum bambu.
Ke depan, berbagai jenis bambu akan disiapkan untuk ditanam, termasuk bambu yang berasal dari luar negeri.
“Iya, ada bambu dari Cina dan Jepang. Kita naturalisasi saja untuk kepentingan edukasi, bukan produksi,” jelasnya.
Dinas Kehutanan menargetkan perencanaan kawasan arboretum rampung pada Februari hingga Maret 2026.
“Nantinya akan ada puluhan jenis bambu, yang kemudian dilengkapi dengan tanaman buah-buahan,” pungkas Agung.



Comment