Asep menilai, terlalu sering melakukan rotasi dan mutasi justru berpotensi menimbulkan ketidakstabilan di internal birokrasi. Padahal, yang dibutuhkan saat ini adalah kekompakan dan keselarasan gerak dalam menjalankan program pembangunan.
“Wali Kota Tasikmalaya harus bisa memimpin barisan yang rapi. Anggota dalam barisan jangan sampai keluar dari formasi,” tegasnya.
Gurita ASN Mendominasi, Viman–Diky ‘Tersumbat&Birokrasi
Sebelumnya, Ketua DPD KNPI Kota Tasikmalaya, Dhany Tardiwan Noor, juga telah mengingatkan adanya fenomena “gurita ASN” yang dinilai mendominasi dalam struktur Pemerintahan Kota Tasikmalaya. Hal itu dinilai dapat menjadi tantangan tersendiri bagi kepala daerah dalam mengonsolidasikan kekuatan birokrasi.
Dengan berbagai dinamika tersebut, Asep kembali menekankan pentingnya kepemimpinan yang tegas dan terarah. Ia berharap Viman Alfarizi Ramadhan mampu menjadi konduktor yang menghadirkan penampilan terbaik bagi Kota Tasikmalaya, serta menjadikan jajaran birokrasi sebagai barisan yang solid, rapi, dan produktif dalam melayani masyarakat.(iqbal)






Comment