Berita Tasikmalaya, tasik.id – Terjadinya sumbatan birokrasi dan berbagai dinamika internal di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya mendapat sorotan dari pengamat pemerintahan, Asep M Tamam. Ia menilai kepemimpinan di tubuh Pemkot Tasikmalaya saat ini membutuhkan peran sentral seorang pemimpin yang mampu mengharmonisasikan seluruh elemen birokrasi.
Kondisi tersebut secara khusus ditujukan kepada Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Chandra.
Kepada tasik.id beberapa waktu lalu melalui sambungan telepon, Asep M Tamam mengingatkan bahwa keduanya harus mampu berperan layaknya seorang konduktor dalam sebuah orkestra simfoni atau pagelaran musik.
“Satu konduktor utama harus bisa memimpin tempo, ekspresi, dan keseimbangan suara dari seluruh musisi agar menghasilkan harmoni yang indah,” ujarnya.
Menurutnya, analogi tersebut relevan dengan situasi birokrasi saat ini. Ia mengingatkan agar Pemerintah Kota Tasikmalaya tidak terjebak pada pola rotasi dan mutasi jabatan yang terlalu sering. Sebagaimana yang belakangan terjadi di Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.






Comment