Tak tanggung-tanggung, total potensi hasil panen jagung pada siklus ini diperkirakan mencapai sekitar 117 ton. Hasil tersebut berasal dari delapan titik lahan pertanian yang dikelola secara intensif melalui kerja sama Polres Tasikmalaya dan masyarakat setempat.
“Hampir sekitar 117 ton sudah dihasilkan. Saat ini terdapat delapan lokasi lahan yang akan terus kami maksimalkan keberlanjutannya hingga panen-panen berikutnya,” tambah AKBP Wahyu.
Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme tinggi dari warga dan kelompok tani. Kehadiran aparat kepolisian di tengah lahan pertanian dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus motivasi bagi petani untuk meningkatkan produktivitas.
Dengan keberhasilan panen raya jagung di Desa Margajaya ini, Polres Tasikmalaya optimistis wilayahnya dapat menjadi salah satu penyangga lumbung pangan di Jawa Barat, sekaligus membuktikan bahwa sinergi Polri, pemerintah, dan rakyat menjadi kunci utama menghadapi tantangan krisis pangan global.***



Comment