Berita Tasikmalaya, tasik.id – Ratusan pedagang kecil dan pemilik kios di Pasar Induk Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, menggelar aksi protes terkait dugaan praktik penjualan eceran oleh salah satu pedagang grosir, PD Mulia Sensen. Aksi tersebut berlangsung di depan lokasi usaha grosir tersebut dan mendapat respons tegas dari Pemerintah Kota Tasikmalaya dengan menutup sementara aktivitas usahanya.
Penutupan sementara dilakukan sebagai langkah penertiban setelah muncul keluhan dari pedagang kecil yang merasa dirugikan akibat praktik penjualan eceran oleh pedagang grosir tersebut.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (KUMK Perindag) Kota Tasikmalaya, Sofyan ZM, menegaskan bahwa PD Mulya Sensen harus menjalankan aktivitas usaha sesuai dengan izin yang dimiliki, yakni sebagai pedagang grosir.
“PD Mulya Sensen harus melaksanakan perdagangan grosir dan tidak boleh menjual secara eceran. Nanti akan kita pantau. Jika mereka sudah menjual sesuai ketentuan dan tidak lagi melayani penjualan eceran, maka boleh kembali beroperasi,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembukaan kembali usaha tersebut hanya bisa dilakukan dengan catatan tidak ada lagi aktivitas penjualan eceran kepada konsumen langsung.
Menurut Sofyan, kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi pemerintah untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas perdagangan di pasar. Khususnya terkait kepatuhan terhadap izin usaha.
“Ini menjadi pembelajaran bagi kita semua bahwa pengawasan perdagangan harus dilakukan secara rutin dan intensif. Terutama terhadap pelaku usaha yang melanggar ketentuan izin,” katanya.
Selain itu, pihaknya juga tengah mengevaluasi sejumlah regulasi terkait pengelolaan pasar modern dan pasar rakyat di Kota Tasikmalaya. Beberapa peraturan daerah (Perda) maupun peraturan wali kota (Perwalkot) disebut akan dilakukan penyesuaian.
“Regulasi terkait pasar modern dan pasar rakyat juga akan menjadi pekerjaan rumah bersama. Ada beberapa perda maupun perwalkot yang akan kita evaluasi dan lakukan perubahan,” tambahnya.
Kecewa Terhadap Praktik Jualan
Sebelumnya, ratusan pedagang kecil di Pasar Induk Cikurubuk mengaku kecewa karena praktik penjualan eceran oleh pedagang grosir dinilai telah mematikan pendapatan mereka. Kondisi ini membuat banyak kios kehilangan pelanggan karena tidak mampu bersaing dari segi harga.






Comment