Dalam bidang ekonomi, Cecep menilai Muhammadiyah turut berkontribusi melalui pemberdayaan ekonomi umat dan penguatan UMKM.
“Melalui program kewirausahaan, pelatihan, pendampingan, serta pembinaan UMKM berbasis komunitas. Muhammadiyah mendorong kemandirian ekonomi masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa peran Muhammadiyah tidak terlepas dari dukungan Organisasi Otonom (Ortom) seperti Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul ‘Aisyiyah, IMM, IPM, ‘Aisyiyah, Hizbul Wathan, Tapak Suci, dan Kokam.
“Ortom Muhammadiyah menjadi ujung tombak gerakan dakwah, sosial, kepemudaan, kebencanaan, dan pembinaan karakter generasi muda di Kota Tasikmalaya,” ucap Cecep.
Menurutnya, seluruh peran tersebut dilandasi oleh nilai Islam Berkemajuan, yang mendorong kerja nyata, inovasi, dan keberpihakan pada kemaslahatan umat.
Ke depan, Cecep berharap Pemerintah Kota Tasikmalaya semakin memperkuat sinergi dengan Muhammadiyah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat.
“Kami berharap Pemkot Tasikmalaya terus memperkuat sinergi dengan Muhammadiyah dan berbagai pihak lainnya, jangan sampai terlena. Agar percepatan pembangunan dapat berjalan lebih inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan demi terwujudnya Kota Tasikmalaya yang maju dan sejahtera,” pungkasnya.




Comment