“Mari sama-sama membantu masyarakat yang membutuhkan. Mari berbagi sebelum mati,” ucapnya.
Program kang Sule dan Paraslor
Selain bantuan dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, berbagai bantuan juga datang dari para agnia. Diky menyebutkan, sejumlah agnia turut berkontribusi, di antaranya program Kang Sule (kangkung dan subsidi lele), serta bantuan dari Bank BJB berupa pembiakan ayam petelur (paras lur).
“Alhamdulillah, semakin banyak bantuan yang diterima masyarakat agar lebih berdaya. Saya kembali mengajak para agnia untuk bersama-sama meningkatkan taraf hidup masyarakat. Saya berharap Kampung Sosial bisa dilaksanakan juga di wilayah lain di Kota Tasikmalaya,” ujarnya.
Diky menegaskan kesiapannya untuk menjembatani para agnia regional agar turut berkontribusi di Kota Tasikmalaya jika kembali diajak oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat.
Sementara itu, Asisten Daerah I Provinsi Jawa Barat Asep Sukmana yang turut hadir dalam kegiatan tersebut berharap, program Kampung Sosial dapat mendorong lebih banyak agnia untuk bergerak dalam pengentasan kemiskinan, perlindungan lingkungan, dan isu sosial lainnya.
“Seperti yang disampaikan tadi, mari berbagi sebelum mati,” ujar mantan Penjabat Wali Kota Tasikmalaya itu.
Asep berharap, melalui program Kampung Sosial, masyarakat semakin mandiri, berdaya, dan mampu meningkatkan kesejahteraan hidup.
“Mudah-mudahan taraf hidup masyarakat semakin meningkat,” katanya.






Comment