“InsyaAllah, niat baik kita semua di sini untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat agar tidak terjadi lonjakan harga saat lebaran nanti,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan dan Pengendalian Perdagangan Dinas KUKM Perindag Kabupaten Tasikmalaya. Salsah menyebutkan, secara umum pasokan pangan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya masih stabil dan mencukupi.
“Namun memang beberapa komoditas seperti ayam masih di kisaran Rp40.000 per kilogram dan beras sekitar Rp15.000. Ada juga kenaikan pada cabai rawit merah karena faktor musim,” jelasnya.
Melalui Gerakan Pangan Murah ini, pemerintah daerah bersama kepolisian berharap dapat menekan lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Idulfitri sekaligus menjaga stabilitas pasar.
Salah seorang warga Singaparna, Nina (48), mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Ia sengaja datang untuk membeli sejumlah kebutuhan pokok sebagai persiapan menyambut lebaran.
“Sangat membantu, harganya jauh lebih murah dari pasar. Saya beli beras, minyak, telur, dan terigu untuk stok lebaran nanti.” kata Nina dengan wajah sumringah.***






Comment