“Seperti tadi sewaktu sambutan, saya menjadi dalang dadakan. Ini luar biasa dan baru pertama kali saya menemukan hal unik di kegiatan Musrenbang,” tuturnya.
Diky mengaku sempat terkejut ketika diberi tahu mengenai konsep tersebut. Bahkan, sehari sebelumnya ia telah menerima wayang yang dikirimkan kepadanya, namun belum mengetahui tujuan penggunaannya.
“Semalam saya dikirimi wayang, tapi saya tidak tahu untuk apa. Ternyata harus menjadi dalang. Meskipun pernah tampil di acara TV, ini lebih susah karena wayangnya kecil,” ujarnya sambil tersenyum.
Musrenbang Sektoral Disporabudpar Kota Tasikmalaya ini menjadi momentum penting dalam merumuskan program pembangunan bidang kepemudaan, olahraga, kebudayaan, dan pariwisata tahun 2026. Peluncuran Calendar of Event Tasikmalaya 2026 juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata. Serta memperkuat identitas budaya Kota Tasikmalaya melalui pendekatan yang kreatif dan inovatif.(iqbal)







Comment