Berita Tasikmalaya, tasik.id – Menjamurnya kafe di jalur protokol Kota Tasikmalaya membawa dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Namun di sisi lain, persoalan parkir kembali menjadi sorotan karena dinilai belum dikelola secara optimal oleh Dinas Perhubungan (Dishub).
Fenomena parkir yang semrawut terlihat di salah satu kafe P di Jalan Dr. Soekardjo No. 56. Tingginya jumlah pengunjung membuat kendaraan memadati area hingga melanggar hak pejalan kaki, termasuk penyandang disabilitas yang kesulitan melintas di trotoar.
Kondisi ini dinilai ironis, mengingat sektor parkir seharusnya bisa menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan bagi Kota Tasikmalaya.
Pengamat tata kota, Arief Sudjarat, menilai Pemerintah Kota Tasikmalaya belum maksimal dalam mengelola potensi tersebut. Ia menekankan pentingnya keseriusan pemerintah di tengah kondisi efisiensi anggaran dari pusat.
Baca Juga : Polemik Parkir di Kota Tasikmalaya, Dishub Akui Banyak Kendala











Comment