News
Home » Berita » Bus Ngulisik Sudah Komersial, Kreator Logo Ngaku Tak Pernah Terima Royalti

Bus Ngulisik Sudah Komersial, Kreator Logo Ngaku Tak Pernah Terima Royalti

Berita Tasikmalaya, tasik.id – Di balik popularitas Bus Ngulisik sebagai salah satu ikon wisata Kota Tasikmalaya, tersimpan cerita panjang yang kini menyisakan kekecewaan.

Rian Bungsu, kreator yang terlibat sejak tahap awal, mengungkapkan belum pernah menerima honor maupun royalti atas karya desain logo dan konsep Bus Ngulisik, meskipun program tersebut kini telah bertransformasi menjadi layanan wisata komersial.

Rian mengaku sejak awal berada dalam satu tim bersama Yatmikasaraya Foundation, saat Bus Ngulisik masih sebatas gagasan. Proses persiapan dilakukan jauh sebelum bus tersebut resmi beroperasi, mulai dari perancangan desain logo, pemilihan warna bus, hingga materi visual untuk media sosial.

“Logo Bus Ngulisik itu saya yang mengerjakan. Waktu itu masih era Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman dan sudah di-ACC,” ujar Rian.

Tak hanya bekerja di balik layar, Rian juga turun langsung ke lapangan. Ia sempat mengecek kondisi bus ke Bandung serta melakukan koordinasi dengan tim desain di sana. Setelah bus tiba di Tasikmalaya, persiapan dilanjutkan dengan penyusunan rute wisata, termasuk desain materi referensi untuk pemandu wisata (tour guide).

Rapat PD Pemuda Muhammadiyah dengan DPRD Kota Tasikmalaya: Suara Pelajar, Guru, & Pemuda Penggerak Ekonomi Menggema

Proses Konsep Ngulisik Cukup Panjang

Menurut Rian, keseluruhan proses penggarapan Bus Ngulisik memakan waktu cukup panjang, sekitar satu hingga dua tahun. Namun hingga saat ini, ia mengaku belum pernah menerima bayaran apa pun, baik honor, royalti, bonus, insentif, maupun gaji.

“Sekarang Ngulisik sudah jelas komersial karena ada penjualan tiket. Itu alasan saya bicara soal royalti,” tegasnya.

Pages: 1 2

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!