Berita Tasikmalaya, tasik.id – Pelaksanaan Pekan Ekonomi Kreatif (PEKRAF) Kota Tasikmalaya 2026 yang berlangsung pada 17–20 Oktober di Atrium Ground Floor Plaza Asia Tasikmalaya telah berakhir. Kegiatan yang menghadirkan beragam potensi ekonomi kreatif lokal ini dinilai berjalan sukses, salah satunya terlihat dari antusiasme masyarakat yang datang mengunjungi area pameran.
Ketua DPC Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Kota Tasikmalaya, Deden Khairul Rizal Fadli, menyebut pelaksanaan PEKRAF menjadi ruang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk memperkenalkan karya, produk, dan inovasi kepada masyarakat.
Selama empat hari penyelenggaraan, PEKRAF menghadirkan beragam kegiatan yang melibatkan 21 subsektor ekonomi kreatif. Mulai dari kuliner, fesyen, kriya, dan kerajinan lokal hingga pemanfaatan teknologi digital, kecerdasan buatan atau *Artificial Intelligence* (AI), serta karya komunitas kreatif.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi GEKRAFS Kota Tasikmalaya dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tasikmalaya dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya.
Antusiasme Pengunjung Jadi Catatan Positif
Menurut Deden, beragam kegiatan yang disajikan mampu menarik perhatian masyarakat. Antusiasme pengunjung menjadi salah satu indikator positif dalam pelaksanaan PEKRAF tahun ini.
Selain menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha, kegiatan tersebut juga mempertemukan berbagai komunitas dan subsektor ekonomi kreatif dalam satu agenda. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kota Tasikmalaya agar semakin berkembang dan memiliki daya saing.
Sejumlah inovasi turut menjadi daya tarik, di antaranya teknologi virtual fitting room berbasis AI melalui Cermin Geulis, pameran produk lokal. Serta kegiatan kreatif yang memadukan potensi budaya dan perkembangan teknologi.
Meski demikian, GEKRAFS menilai keberhasilan penyelenggaraan perlu diikuti evaluasi. Agar pelaksanaan PEKRAF berikutnya semakin terukur dan memberikan manfaat yang lebih luas.
GEKRAFS Soroti Evaluasi Booth Interaktif
Salah satu catatan evaluasi yang menjadi perhatian Deden adalah perlunya pencatatan data pengunjung pada setiap stan. Terutama booth yang menghadirkan aktivitas interaktif.











Comment