Sports
Home » Berita » Laga Amal PSSI vs Pemkot Tasikmalaya, Cara Sepak Bola Tasikmalaya Mengenang Ahid Ali Hasbi

Laga Amal PSSI vs Pemkot Tasikmalaya, Cara Sepak Bola Tasikmalaya Mengenang Ahid Ali Hasbi

Berita Tasikmalaya, tasik.id – Stadion Wiradadaha kembali menjadi ruang pertemuan insan sepak bola Kota Tasikmalaya. Namun kali ini, pertandingan bukan sekadar tentang mencari kemenangan.

Laga amal antara PSSI Kota Tasikmalaya melawan Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya digelar di Stadion Wiradadaha, Minggu sore (27/9/2026), sebagai bentuk penghormatan dan solidaritas untuk almarhum Ahid Ali Hasbi.

Ahid merupakan salah seorang peserta Piala Ketua PSSI Kota Tasikmalaya Antar Kecamatan U-40 yang meninggal dunia setelah mengalami kondisi darurat saat mengikuti pertandingan.

Sebelumnya, kompetisi tersebut resmi dihentikan setelah kejadian yang menimpa Ahid. Keputusan itu diambil berdasarkan kesepakatan para peserta sebagai bentuk kepedulian terhadap almarhum dan keluarga yang ditinggalkan.

Meski kompetisi dihentikan, PSSI Kota Tasikmalaya menilai sepak bola tidak harus berhenti.

Siloka Barista Championship 2026 Jadi Ajang Adu Skill dan Dorong Ekosistem Kopi Tasikmalaya

Melalui laga amal tersebut, lapangan kembali digunakan. Kali ini, sepak bola membawa pesan yang lebih luas, yakni solidaritas, kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama.

Dalam pertandingan tersebut, PSSI Kota Tasikmalaya mencetak satu gol melalui tendangan penalti yang dieksekusi langsung Ketua PSSI Kota Tasikmalaya, H Wahid.

Sementara gol balasan Pemkot Tasikmalaya dicetak Arif Gonzales dari bagian prokopim.

Ketua PSSI Kota Tasikmalaya H Wahid mengatakan, laga amal digelar untuk mengenang Ahid yang meninggal dunia setelah sebelumnya mengalami kondisi darurat.

Keluarga almarhum juga hadir dalam kegiatan tersebut. PSSI menyampaikan belasungkawa sekaligus mendoakan agar Ahid mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Bukan Cuma Sampah, Katar Kota Tasik Aksi Bersama Hadapi HIV/AIDS, Geng Motor dan Narkoba. Diky : Harus Sesuai dengan Program Pemkot

“Pada hari ini kita mengenang kepergian beliau sebagai sahabat, sebagai saudara kita yang sama-sama punya hobi sepak bola,” kata Wahid.

Kompetisi U-40 Dihentikan

Wahid menjelaskan, setelah insiden tersebut, peserta yang masih mengikuti Piala Ketua PSSI Kota Tasikmalaya Antar Kecamatan U-40 sepakat menghentikan pertandingan.

Menurutnya, keputusan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada Ahid sekaligus kepedulian terhadap keluarga almarhum.

Namun, Wahid menegaskan bahwa penghentian satu kompetisi tidak berarti sepak bola di Kota Tasikmalaya harus berhenti.

“Tidak mungkin juga sepak bola ini dihentikan. Bagaimanapun kita punya anak, kita punya adik yang harus terus diasah dan harus terus cinta kepada sepak bola,” terangnya.

Remaja 16 Tahun Tenggelam di Sungai Purbaratu Tasikmalaya, Sempat Menolong Teman

Menurut Wahid, generasi muda tetap membutuhkan ruang untuk berlatih, bertanding dan mengembangkan kemampuan serta kecintaan terhadap sepak bola.

Karena itu, PSSI bersama Pemkot Tasikmalaya memilih menggelar laga amal sebagai bentuk penghormatan sekaligus upaya menjaga semangat olahraga.

Wahid juga menegaskan bahwa meninggalnya Ahid bukan disebabkan oleh sepak bola. Menurutnya, usia dan takdir merupakan sesuatu yang tidak dapat diketahui manusia.

Pages: 1 2

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!