Berita Tasikmalaya, tasik.id – Kondisi drainase di kawasan Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, menjadi perhatian Pemerintah Kota Tasikmalaya. Sejumlah saluran yang tersumbat dan dipenuhi sedimentasi mulai dinormalisasi secara bertahap melalui kolaborasi UPTD Pasar Cikurubuk, Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan, pihak ketiga CV Nina Mandiri hingga petugas pemadam kebakaran.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi potensi genangan, terlebih kondisi cuaca mulai memasuki periode yang berpotensi meningkatkan curah hujan.
Asisten Daerah II (Asda II) Kota Tasikmalaya yang membidangi Perekonomian dan Pembangunan, Hanafi, turun langsung meninjau proses pembersihan drainase di salah satu blok Pasar Cikurubuk, Kamis sore (20/8/2026).
Hanafi mengatakan, peninjauan tersebut dilakukan setelah dirinya berkoordinasi dengan Kepala Dinas KUMKM Perindag Kota Tasikmalaya. Ia sengaja menyempatkan diri melihat aktivitas pembersihan drainase yang dilakukan UPTD Pasar Cikurubuk bersama pihak ketiga CV Nina Mandiri.
“UPTD Pasar Cikurubuk bersama CV Nina mandiri bergerak membersihkan drainase yang berada di dalam pasar secara bertahap. Ini sudah berjalan beberapa minggu ke belakang,” kata Hanafi kepada tasik.id, didampingi Kepala UPTD Pasar Cikurubuk Deri Herlisana.
Langkah Cepat
Menurut Hanafi, langkah cepat tersebut diperlukan karena pemerintah tidak bisa hanya menunggu tersedianya anggaran untuk melakukan normalisasi drainase secara menyeluruh.
“Kalau kita menunggu anggaran untuk normalisasi, sementara musim penghujan sudah mulai ada gambaran, walaupun belum ada kepastian, tetap harus kita antisipasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan pembersihan saluran drainase sebenarnya merupakan bagian dari tugas rutin petugas kebersihan dan UPTD Pasar Cikurubuk.
Dari sisi pemerintah daerah, kata Hanafi, kegiatan kebersihan akan terus didorong secara rutin. Namun, ketika terdapat persoalan yang membutuhkan penanganan segera, pihaknya mendorong agar hal tersebut dikerjakan sesuai kemampuan yang ada.
“Kalau menunggu anggaran, kapan selesainya? Apa yang bisa kita lakukan atau kerjakan, ya dikerjakan,” tegasnya.
Hanafi mengapresiasi respons UPTD Pasar Cikurubuk dan warga pasar yang ikut terlibat langsung. Hingga saat ini, setidaknya dua blok pasar telah dibersihkan dari sedimentasi dan sumbatan drainase.
“Alhamdulillah, UPTD dan warga pasarnya responsnya luar biasa. Sudah dua blok pasar yang dikerjakan,” katanya.
Aspirasi Pedagang Mulai Ditindaklanjuti
Hanafi menegaskan, langkah penataan Pasar Cikurubuk juga menjadi bagian dari tindak lanjut hasil audiensi pemerintah dengan warga pasar.
Menurutnya, aspirasi yang disampaikan pedagang menjadi bahan bagi pemerintah untuk menentukan sejumlah langkah perbaikan, termasuk persoalan infrastruktur dan fasilitas umum.
“Apa yang menjadi aspirasi kita dengarkan dan yang menjadi kewajiban pemerintah kita kerjakan secara bertahap,” jelasnya.






Comment