Berita Tasikmalaya, tasik.id – SMA Al Muttaqin Kota Tasikmalaya kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Sebanyak 22 tim penelitian yang terdiri dari 44 siswa berhasil lolos tahap review proposal dalam ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2026 yang diselenggarakan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemdikdasmen.
Dari total tim yang lolos, terdiri atas 10 judul pada bidang Fisika Terapan dan Rekayasa (FTR), 5 judul Ilmu Sosial Humaniora (ISH), serta 7 judul Matematika, Sains, dan Teknologi (MST). Berdasarkan tingkat kelas, 14 tim berasal dari kelas X dan 8 tim dari kelas XI.
Capaian ini menjadi indikator kuat tumbuhnya budaya riset di lingkungan sekolah. Tidak hanya dari sisi kuantitas, tetapi juga kualitas penelitian yang dinilai relevan dengan kebutuhan zaman dan tantangan global.
Kepala SMA Al Muttaqin, In In Kadarsolihin, S.S., M.Pd., menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan riset yang dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan.
“Alhamdulillah, ini bukan sekadar capaian angka, tetapi bukti bahwa siswa kami telah memiliki budaya riset—peka, kritis, dan mampu merespons persoalan nyata di lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, lolosnya 44 siswa ke tahap nasional menjadi langkah awal untuk melakukan penelitian lanjutan sekaligus berkompetisi dengan pelajar dari seluruh Indonesia. Para siswa akan mengembangkan riset hingga menghasilkan solusi konkret dan produk inovatif.
Mayoritas penelitian yang diajukan mengangkat tema aplikatif, khususnya pada bidang Fisika Terapan dan Rekayasa. Topik seperti sistem monitoring cerdas, robotika, hingga teknologi lingkungan mendominasi, menunjukkan orientasi siswa pada pengembangan teknologi berbasis kebutuhan masyarakat.
OPSI Angkat Isu Lingkungan Pengelolaan Air dan Energi
Selain itu, sejumlah tim juga mengangkat isu lingkungan, terutama terkait pengelolaan air dan energi. Tema ini dinilai krusial karena berkaitan langsung dengan tantangan global dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam.











Comment